Mojang Bogor Bugil di Internet

Sumber: Kompas Cyber Media

BOGOR, WARTA KOTA Ratusan pelajar SMK BM Citra Bangsa, Kemang, Kabupaten Bogor, berunjuk rasa menuntut pemecatan siswi kelas dua sekolah itu yang fotofoto bugilnya menyebar lewat internet, Senin (24/9) pagi. Hari itu juga, siswi bersangkutan dipecat.

Pada unjuk rasa tersebut, para pelajar menuntut pihak sekolah agar mengeluarkan DN (16), siswi kelas dua jurusan sekretaris. Mereka menilai fotofoto DN dalam pose telanjang yang beredar lewat jaringan internet telah mencoreng nama baik sekolah yang terletak di Jalan Raya Parung Hijau I, Desa Jampang Hambulu, Kecamatan Kemang, itu. "Kami sebagai siswa dan siswi di sekolah ini merasa sangat malu atas tindakan salah satu siswi di sekolah ini yang mau berpose telanjang. Apalagi fotofoto bugil itu kini telah tersebar luas melalui internet. Untuk itu kami minta pihak sekolah segera bertindak tegas dengan mengeluarkan DN dari sekolah ini," kata Iman (17), peserta unjuk rasa.

Seorang pelajar lainnya mengatakan beberapa waktu dirinya diberi tahu oleh seorang kawan bahwa siswi SMK BM Citra Bangsa ini yang fotofoto bugilnya nongol di internet. Ketika dilacak, kata siswa tersebut, DN mengaku bahwa fotofoto itu ia buat menggunakan handphone berkamera dan untuk koleksi pribadi. DN mengambil gambar dirinya dalam kondisi tanpa busana di sebuah kamar dengan bercahaya redup. Tanpa sepengetahuannya, fotofoto bugil dirinya menyebar bahkan muncul di situssitus porno.

Meski demikian, ratusan siswa SMK BM Citra Bangsa menganggap DN telah mencemarkan nama baik itu. Hingga sekitar sebulan sejak fotofoto
bugilnya muncul, DN tetap bersekolah seperti biasa.

Bahkan, kemarin, sebelum temantemannya berunjuk rasa, DN hadir di sekolah itu mengenakan kerudung. Ketika unjuk rasa mulai digelar, DN buruburu meninggalkan sekolahnya.

Bukti
Unjuk rasa tersebut berlangsung dari pukul 08.0011.30. Dalam aksi itu, para pelajar berorasi dan membawa bendera kuning sebagai simbol kematian. Mereka juga membentangkan poster besar bertuliskan, "Hai, pelaku foto vulgar, tutuplah auratmu, sebelum kain putih membalutmu!"

Selama unjuk rasa berlangsung, pihak sekolah melarang para wartawan masuk ke lingkungan SMK tersebut. "Kami mohon maaf, ini urusan internal sekolah. Dan sekarang pihak sekolah sedang menyelesaikan persoalan ini," kata seorang petugas keamanan sekolah sembari menyuruh pergi para wartawan.

Setelah beberapa kali terjadi ketegangan antara petugas keamanan dan wartawan, akhirnya pimpinan sekolah itu keluar. "Dalam kesempatan ini saya minta media untuk tidak membesar-besarkan persoalan ini agar tidak menimbulkan persoalan baru sebab semuanya telah selesai," kata Kepala SMK BM Citra Bangsa, Eka Dwi Yunaeda.

Eka juga mengungkapkan beredarnya fotofoto bugil siswi kelas dua itu telah diketahui pihak sekolah sejak sebulan lalu. Namun, sejauh ini pihak sekolah belum menemukan bukti kuat sehingga pihak sekolah belum berani mengambil tindakan tegas kepada DN. "Sekarang semuanya sudah jelas, apalagi hal itu sudah diakui oleh si anak dan orangtuanya. Maka dari itu, hari ini juga kami langsung mengeluarkan si anak tersebut dengan mengembalikannya kepada keluarganya," ujar Eka.

Pada kesempatan itu, Eka juga menyesalkan munculnya kasus foto bugil yang dilakukan DN. Untuk itu dia mengimbau semua pihak, terutama orangtua dan pendidik, agar lebih serius mengawasi putra-putrinya. "Saya rasa kejadian ini harus menjadi perhatian semua pihak. Tidak bisa kesalahan hanya dilimpahkan kepada sekolah atau kepada orangtuanya saja," katanya.

2.000 lebih
Fenomena beredarnya foto bugil remaja putri Indonesia di internet sudah sampai pada tahap menghawatirkan. Peri Umar Farouk, Koordinator Wilayah Jakarta Perhimpunan Jangan Bugil Depan Kamera (JBDK), mengatakan pihaknya mencatat ada 500 lebih video hubungan badan yang dilakukan remaja Indonesia yang beredar di internet. Sedangkan untuk foto bugil, jumlahnya mencapai 2.000an.

Menurut Farouk, sekitar 90 persen pelaku video dan foto porno tersebut adalah kalangan siswasiswi SMA dan mahasiswamahasiswi. Yang membuat miris, belakangan ini pemeran atau model pada video dan foto porno tersebut adalah remaja-remaja yang masih duduk di bangku SMP. "Yang lebih gawat, hasil penelitian kami terhadap sejumlah remaja menunjukkan bahwa mereka justru sangat senang jika video dan foto syurnya beredar di internet. Bahkan kegiatan amoral ini justru dijadikan sumber penghasilan," kata Farouk, semalam.

Farouk mengatakan fenomena tersebut muncul karena para remaja cenderung kagum terhadap pengabadian alat vital. Ada juga faktor ketidaktahuan teknologi sehingga terjadi remaja yang awalnya iseng-iseng membuat foto diri dalam kondisi bugil, belakangan fotonya tersebar secara luas.

"Peredaran video dan foto bugil itu bisa diminimalisir dengan tiga langkah, yaitu jangan sekali-kali tergiur untuk membuat, jangan menjadi pembuat atau penyebar film dan foto syur, dan yang terakhir jika melihat atau menemukan video dan foto bugil, segeralah dihapus," kata Farouk. (akn/get)

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-Share Alike 2.5 License.